Aplikasi Bioteknologi Bioboost adalah budidaya ternak secara intensif, dapat menggantikan peranan Antibiotic Growth Promotor (AGP). Penggunaan antibiotik dalam jangka waktu yang lama menjadi sangat berbahaya bagi ternak itu sendiri karena dapat menyebabkan kematian, juga produk (daging, telur dan susu) mengandung residu yang berbahaya bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.
adalah Bioteknologi yang mengandung Sebagai :
- Azotobacter sp,
- Azospirilium sp,
- Bacillus sp,
- Pseudomonas sp,
- Cytophaga sp, yang dikembangkan dengan Teknologi Isolasi yang dipilih untuk memaksimalkan proses pencernaan makanan dalam tubuh ternak, sehingga lebih dari efisien. Peningkatan efisiensi mempunyai arti penting dalam budidaya ternak karena dengan peningkatan efisiensi metabolisme ini dapat mngurangi pakan yang harus diberikan untuk menghasilkan sejumlah daging atau produk ternak yang tetap tinggi sehingga biaya produksi dapat ditekan.
Energy yang diperlukan oleh ternak untuk mencerna makanan dapat dikurangi. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan mutu daging dalam budidaya ternak yang menggunakan
Beberapa Bioboost Manfaunakan Bioboost Pada Peternakan:
- Tidak perlu lagi menggunakan antibiotik.
- Meningkatkan nafsu makan ternak.
- Meningkatkan angka kehidupan (SR) dan meningkatkan efisiensi pakan (RCR)
- Meningkatkan pencernaan pakan, sehingga nutrisi yang terdapat pada pakan dapat mudah terserap oleh sistem pencernaan.
- Merangsang ternak untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.
- Pertambahan berat badan per hari (ADG) signifikan.
- Mutu daging menjadi lebih baik.
- Lingkungan terjaga, kandang tidak menyebarkan aroma yang menyengat.
- Sistem pencernaan akan lebih optimal sehingga selera makannya tinggi.
- Hewan lebih tahan akan penyakit dan cuaca.
- Tingkat kegemukan dan pertumbuhan menjadi tinggi (maksimal).
- Kotoran hewan tidak berbau.
- Mengurai bau kotoran terutama kotoran unggas s/d 80%.
Aplikasi:
Pemberian Bioboost biasanya diberikan pada air minum tetapi dapat juga dicampur dengan pakan. Bioboost dapat digunakan untuk segala jenis ternak ( Unggas, Hewan Besar seperti Sapi Pedaging, Sapi Perah, Kambing, Domba, Gibas, Dan Ternak Kecil Lainnya).
Dosis :
Untuk hewan besar ( sapi, kerbau, babi dll)
Dosis 10 – 20 ml (1- 2 tutup ) berikan setiap hari.
Untuk hewan kecil (kambing, anjing dll)
Dosis 5 – 10 (½ – 1 tutup) berika setiap hari.
Cara Penggunaan :
Hewan Besar
Cara 1 : campurkan 1 – 2 tutup Bioboost dengan air secukupnya, diamkan 5 – 10 menit, lalu diminumkan.Cara 2 : campurkan 1 – 2 tutup Bioboost dengan 0,5 s/d 1 liter air, diamkan 5 – 10 menit, kemudian dicampurkan atau disemprotkan/disiram pada makanannya.
Hewan Kecil
Cara 1 : campurkan 0,5 – 1 tutup Bioboost dengan 10 liter air, diamkan 5 – 10 menit, lalu diminumkan.
Cara 2 : campurkan 1 – 2 tutup Bioboost dengan 0,5 liter air, diamkan 5 – 10 menit, kemudian dicampurkan atau disemprotkan/disiram pada makanannya.
Catatan :
Pada awalnya ada beberapa jenis hewan yang tidak suka tapi tetap harus diberikan sampai suka dengan sendirinya ( tidak lama ).
Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar
Posting Komentar